Jakarta, 13 Mei 2026 – Pelatih FC Barcelona, Hansi Flick, mengaku kecewa setelah timnya gagal mencapai target 100 poin di kompetisi domestik musim ini. Meski Barcelona tetap menunjukkan performa kompetitif, Flick menilai timnya seharusnya mampu meraih hasil lebih maksimal pada beberapa pertandingan penting.
Menurut Flick, target tinggi seperti 100 poin penting untuk menjaga mental juara dan standar permainan klub sebesar Barcelona. Ia menilai ada sejumlah laga di mana tim kehilangan poin secara tidak perlu, baik karena kurang efektif dalam penyelesaian akhir maupun kesalahan kecil yang berpengaruh terhadap hasil pertandingan.
Pelatih asal Jerman tersebut dikenal memiliki tuntutan tinggi terhadap performa tim dan disiplin permainan. Sejak menangani Barcelona, Flick disebut berhasil membawa perubahan positif dalam organisasi permainan dan intensitas tim, meski masih menghadapi tantangan menjaga konsistensi sepanjang musim.
Kegagalan mencapai angka 100 poin dinilai bukan berarti musim Barcelona sepenuhnya buruk. Klub Catalan tersebut tetap dianggap menunjukkan progres dalam pembangunan tim, terutama dengan perpaduan pemain muda dan pengalaman yang mulai terbentuk di bawah arahan Flick.
Pengamat sepak bola menilai kekecewaan Flick mencerminkan budaya kompetitif yang selalu melekat pada klub-klub elite Eropa. Bagi tim sebesar Barcelona, target tinggi bukan hanya soal meraih trofi, tetapi juga menjaga dominasi dan standar performa di setiap musim kompetisi.








