Esports kini lebih dari sekadar hobi atau ajang kompetisi—ia telah berkembang menjadi bidang studi dan karir akademik. Banyak universitas global dan organisasi pendidikan di Indonesia yang mulai memasukkan esports sebagai program pembelajaran terstruktur, mencerminkan perubahan tren pendidikan yang menggabungkan hobi digital dengan pendidikan formal.
🇮🇩 Esports Akademik di Indonesia
🎓 Garudaku dan Akademi Esports Nasional
Platform Garudaku, bagian dari PB Esports Indonesia (PB ESI), memfasilitasi National Student Esports League, diikuti lebih dari 3.000 tim pelajar dari seluruh Indonesia sebagai kegiatan ekstra kurikuler dan UKM di sekolah dan universitas Wikipedia+4Wikipedia+4Digital Trans Asia+4. Garudaku Esports Academy bekerja sama dengan Moonton (pengembang MLBB) dan PB ESI menyelenggarakan bootcamp akademik esports yang mencakup pelatihan teknis dan non-teknis seperti kesehatan mental, komunikasi, brand pribadi, dan hukum esport Digital Trans Asia. Program ini bahkan menjangkau sekolah di daerah terpencil di Jawa, menyediakan konektivitas dan kurikulum esports sejak usia muda Wikipedia.
Ini menunjukkan bahwa Indonesia tengah membangun landasan pendidikan esports berbasis akademik, berorientasi pada pengembangan karakter, talenta, dan profesionalisme.
🎓 Program Esports Akademik Internasional
Universitas di Amerika & Eropa
-
Syracuse University (AS) menawarkan gelar B.S. in Esports Communications & Management, mencakup aspek manajemen event, produksi video, strategi komunikasi, dan content creation untuk industri esports SEAGM NewsThe Times+5Syracuse University+5Appily+5.
-
American Public University System memiliki program Esports yang terakreditasi COSMA, mempersiapkan lulusannya untuk berbagai peran industri seperti manajemen, coaching, dan produksi hiburan digital UND+2American Public University+2University of New Haven+2.
-
Di Inggris, University of Chichester memperkenalkan program BSc in Esports Psychology, yang menggabungkan psikologi performa dengan keahlian dalam dunia gaming kompetitif—menjadi yang pertama di dunia The Times.
-
UK & Irlandia memiliki kompetisi kampus tingkat universitas seperti NUEL dan British Universities Esports Championship dengan lebih dari 110 institusi yang terlibat Wikipedia.
Contoh Infrastruktur
Beberapa universitas juga mengembangkan fasilitas esports modern:
-
University of Colorado Boulder membuka lounge gaming high‑tech senilai US$1,2 juta dalam kampus untuk pelatihan, acara internal, dan program recruitment talenta muda 🎓WIRED+9Axios+9Wikipedia+9.
🧭 Mengapa Minat Studi Esports Semakin Tinggi?
-
Legitimasi sosial-profesional: Esports tak lagi hanya hobi digital—ia menjadi jalur karir nyata dalam event management, brand partnership, dan produksi konten.
-
Dukungan akademik dan pemerintah: Di Indonesia, PB ESI dan Kemenpora mendukung esports dari level pelajar hingga profesional melalui platform Garudaku dan program liga sekolah.
-
Kesempatan beasiswa dan kompetisi: Banyak universitas luar negeri menawarkan beasiswa atlet esports; sementara Garudaku aktif membina talenta pelajar.
-
Pengembangan soft‑skill dan karakter lewat pelatihan akademik esensial seperti kepemimpinan, kolaborasi, dan literasi digital.
✅ Ringkasan Perbandingan
Tingkat Pendidikan | Contoh Program & Institusi |
---|---|
Sekolah & Universitas Indonesia | Garudaku Esports Academy, Liga Pelajar, Bootcamp di sekolah daerah f6s.com+6Wikipedia+6Digital Trans Asia+6SEAGM News+1Digital Trans Asia+1 |
Program Sarjana Internasional | Syracuse University, American Public University SF, University of Chichester Syracuse UniversityAmerican Public UniversityThe Times |
Kompetisi dan Ekosistem Campus | NUEL di UK, British Universities Esports Championship, fasilitas gaming UCLA Boulder Esports.netWikipediaAxios |
✨ Dampak dan Potensi Masa Depan
-
Indonesia memiliki potensi besar sebagai hub pendidikan esports di Asia Tenggara melalui program sekolah, universitas, dan organisasi formal.
-
Program akademik esports menciptakan jalur karir baru seperti analis data gaming, performance coach, content creator, dan manajemen event global.
-
Rekomendasi ke depan: Integrasi esports dalam kurikulum formal, penguatan kerja sama dengan universitas luar, dan pengembangan beasiswa karakter dan prestasi.
📝 Kesimpulan
Pendidikan esports kini bukan sekadar jargon—ia sedang menjadi realitas. Indonesia telah membuktikan keseriusannya melalui Garudaku dan akademi pelajar esports, sementara internasional membuka gelar-gelar akademik khusus esports. Tren ini menunjukkan bahwa generasi muda tidak hanya tertarik bermain, tetapi juga tertarik mengembangkan potensi esports sebagai jalur akademik serta masa depan karir digital.